Sabtu, 19 Juli 2014

PERPUSTAKAAN DAERAAH PONOROGO




LAPORAN KUNJUNGAN 
PERPUSTAKAAN DAERAH
 PONOROGO
2013/2014


Kelompok     :   1. Rika Dianasari (06)
                                                 2. Risma Agustina (09)
                                                 3. Siska Dwi Pratiwi (16)
                                                 4.     Siti Mutiah (20)


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PONOROGO
Jln. Jenderal Sudirman No. 10 Ponorogo 63416
Telp (0352)481293 fax(0352) 462663
E-mail smea1_ png@yahoo.com






DAFTAR ISI
Halaman Judul.......................................................................................................................
Daftar Isi................................................................................................................................
Kata Pengantar......................................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang ...................................................................................................
1.2  Tujuan.................................................................................................................
1.3  Waktu dan Tempat Pelaksanaan........................................................................

BAB II  PEMBAHASAN.....................................................................................................
2.1    Sejarah berdirinya Perpustakaan Daerah Ponorogo..........................................
2.2    Visi Misi Perpustakaan Daerah Ponorogo..........................................................
2.3    Cara Pengadaan Bahan Pustaka...........................................................................
2.4    Pengolahan Bahan Pustaka.................................................................................
2.5    Cara Menginventarisasi Bahan Pustaka.............................................................
2.6    Macam- Macam Koleksi Perpustakaan Daerah Ponorogo...............................
2.7    Cara Peminjaman Bahan Pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo .................
2.8    Cara Menjadi Petugas/Anggota Perpustakaan Daerah Ponorogo.....................
2.9  Bagan Struktur Organisasi Perpustakaan Daerah Ponorogo...............................
2.10Lain-lain Perpustakaan Daerah Ponorogo.......................................................
BAB III PENUTUP
            3.1 Kesimpulan.........................................................................................................
            3.2 Saran...................................................................................................................

Lampiran – lampiran.............................................................................................................




KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puja dan puji syukur kehadirat ALLOH SWT karena atas rahmat taufik hidayah serta inayah-Nya kami dapat menyelesaikan Laporan Kunjungan ke Perpustakaan Daerah dengan tepat waku. Shalawat serta salam bagi junjungan kita Nabi Muhammad SAW yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di yaumil qiyamah. Amin

Laporan ini disusun dalam rangka menyelesaikan tugas bidang Studi Administrasi Perpustakaan yang di bimbing oleh Ibu Wiwik Indaryani, sekaligus untuk mengisi waktu liburan untuk ujian sekolah kelas XII dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Sehubungan dengan tersusunnya laporan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan membimbing kami, secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada:
1.    Yang Terhormat Ibu Wiwik Indaryani selaku guru pembimbing bidang studi Administrasi Perpustakaan yang telah memberikan tugas dan bimbingan kepada kami,
2.    Yang terhormat semua pegawai di Perpustakaan Daerah yang telah membantu kami,
3.    Serta pihak-pihak lain yang terkait dalam penyusunan Laporan Kunjngan Perpustakaan Daerah.

Materi yang disajikan dalam laporan ini meliputi  pendahuluan , yang memuat latar belakang dan tujuan dari kegiatan Kunjungan Perpustakaan Daerah, waktu dan tempat pelaksanaan, Kegiatan yang ada di Perpustakaan Daerah, dan penutup (Kesimpulan dan saran).

Selain menyajikan materi yang dijabarkan di atas , laporan ini disertai dengan lampiran-lampiran yang di dalamnya berisi kegiatan yang kami lakukan saat melakukan Kunjungan di Perpustakaan Daerah beserta Dokumentasinya yang berupa foto-foto.

Kami juga menyadari bahwa laporan ini masih terdapat banyak kekurangan dikarenakan terbatasnya pengetahuan yang kami miliki.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat sebagai bahan referensi dan pengetahuan umum bagi siswa/siswi pada umumnya dan bagi penyusun sendiri khususnya. Segala kritik dan saran dari pembaca sangat penyusun harapkan , kami akan menerimanya dengan senang hati dikarenakan laporan kami ini masih banyak kekurangannya dan untuk penyempurnaan laporan ini.





                                                                                    Ponorogo, 11 Maret 2013



                                                                                    Penyusun






BAB I
PENDAHULUAN
Dalam bab ini, akan dibahas mengenai latar belakang di selenggarakannya Kunjungan di Perpustakaan Daerah Ponorogo, tujuan dan manfaatnya, serta waktu dan tempat pelaksanaan.
1.1 Latar Belakang
Didasari dalam rangka menambah pengalaman belajar dan penguasaan ketrampilan Sekolah Menengah Kejuruan(SMK) yang ahli dan terampil, sangat diperlukan adanya berbagai aktifitas belajar di dalam maupun di luar sekolah. Salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut yaitu dengan menyelenggarakan program Kunjungan ke tempat-tempat sumber pengetahuan, salah satunya di Perpustakaan Daerah.
Dimana kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengisi waktu liburan yang dikarenakan ujian sekolah untuk siswa-siswi kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Ponorogo. Yang diselenggarakan agar liburan yang diberikan bisa lebih bermakna dan bermanfaat bagi siswa-siswi. Kami melakukan tugas ini berkelompok dengan anggota empat orang.
Kegiatan kami disana melakukan berbagai aktifitas. Disana  kami melakukan tanya jawab dengan petugas Perpustakaan Daerah. Bagaimana kondisi perpustakaan tersebut, apa saja isi atau bahan pustaka yang ada, maupun kondisi yang terjadi pada Perpustakaan Daerah tersebut.
1.2 Tujuan
Kunjungan pada Perpustakaan Daerah ini dilakukan untuk membentuk siswa/siswi supaya berani dalam berkomunikasi, antara lain:
1.      Mengetahui sejarah berdirinya perpustakaan daerah ponorogo
2.      Mengetahui visi dan misi perpustakaan daerah ponorogo
3.      Mengetahui informasi pengadaan bahan pustaka baru
4.      Mengetahui cara-cara pengolahan/klasifikasi bahan pustaka,
5.      Mengetahui cara menginventarisasi bahan pustaka,
6.      Mengetahui macam-macam koleksi yang tersedia di Perpustakaan Daerah Ponorogo,
7.      Mengetahui cara peminjaman bahan pustaka,
8.      Mengetahui cara menjadi petugas/anggota perpustakaan daerah,
9.      Menyelesaikan tugas administrasi perpustakaan.
1. 3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
A. Waktu Pelaksanaan    
Hari                      : Selasa
Tanggal                : 11 Maret 2014
B. Tempat Pelaksanaan
                   Nama Instansi      : Perpusatakaan Daerah
Alamat Lengkap  : Jl. Ir.H. Juanda No.172 Ponorgo
Telp                      : (0352)7100181/ Fax (0352)481799
                   Petugas                 : Panglina Agustin





BAB II
PEMBAHASAN
              Dalam bab ini akan kami membahas mengenai sejarah berdirinya Perpustakaan Daerah Ponorogo, visi misi Perpustakaan Daerah Ponorogo, cara pengadaan bahan pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo, pengolahan bahan pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo, cara menginventarisasi bahan pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo, macam- macam koleksi Perpustakaan Daerah Ponorogo, cara peminjaman bahan pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo, bagan struktur organisasi Perpustakaan Daerah Ponorogo dan sebagainya . Berikut ini adalah uraiannya.
2.1 Sejarah berdirinya Perpustakaan Daerah Ponorogo
Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya, tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka. Untuk itu lah pada tahun 1985 didirikan Perpustakaan Dati II Ponorogo yang bernaung di bawah Bagian Hukum, yang kemudian berubah menjadi perpustakaan umum Dati II Ponorogo di bawah bagian Kesra pada tahun 1987.
Seiring dengan perkembangan organisasi induknya, maka pada tahun 2003 berdasarkan Perbup no 110 tahun 2003 Perpustakaan umum Dati II Ponorogo berubah menjadi UPTD Perpustakaan Umum yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo.
Tahun 2009 sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan masyarakat akan informasi yang semakin besar dan untuk melanjutkan sistem pelayanan perpustakaan yang lebih baik, maka berdasarkan Perda no 11 tahun 2008 dibentuklah kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo. Kantor Perpustakaan Daerah Ponorogo sekarang ini menempati gedung sendiri dengan alamat di Jl. Ir. H. Juanda No. 172 Ponorogo.  


2.2 Visi Misi Perpustakaan Daerah Ponorogo
1. VISI
              Sejalan dengan visi pemerintah kabupaten ponorogo dan tugas pokok Kantor Perpusatakaan Daerah Kabupaten Ponorogo, kami menetapkan visi “Terdepan dalam melayani masyarakat”
2. MISI
              Misi Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo adalah sebagai berikut “ Memberikan pelayanan yang cepat, menarik dan bermanfaat guna mencerdaskan masyarakat “, yaitu dengan melasanakan pelayanan :
a.       Pelayanan Perpustakaan Umum di Kantor Perpustakaan Daerah
b.      Pelayanan Perpustakaan Keliling ke seluruh wilayah ponorogo
c.       Melaksanakan pengembangan dan pembinaan perpustakaan semua tingkatan
d.      Melaksanakan penambahan koleksi buku- buku
e.       Menambah sarana dan prasarana perpustakaan guna meningkatkan upaya pengelolaan dan pelayanan sesuai Standart Nasional dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi

2.3 Cara Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo
              Di dalam perpustakaan daerah ponorogo ada beberapa cara pengadaan bahan pustaka. Bisa dilakukan dengan pembelian dan hadiah, berikut penjelasannya.
1.      Pengadaan bahan pustaka dengan pembelian
       Diawali dengan pembuatan proposal yang diajukan kepada kepala kantor Dinas kemudian jika proposal tersebut disetujui oleh kepala kantor Dinas maka, pengadaan bahan pustaka bisa dilaksanakan. Pemesanan dilakukan melalui agen, tidak langsung membeli ke penerbit atau ke toko langsung.


2.      Pengadaan bahan pustaka dengan hadiah
       Di perpustakaan daerah ponorogo ini, hadiah bahan pustaka bisa didapat dari perpustakaan daerah provinsi bisa juga didapat dari para pengunjung yang memberikan 1 hingga 2 buku yang masih dalam keadaan baru saat berkunjung.

2.4 Pengolahan Bahan Pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo
              Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam pengolahan bahan pustaka yang baru, adalah sebagai berikut
1.      Stempel                                                              
           Penyetempelan dilakukan di bagian lembar depan setelah judul, di akhir halaman, dan di setiap halaman yang ada ruangan untuk stempel dan tidak mengganggu tulisan di buku. Menyetempel di halaman rahasia yang di setiap perpustakaan itu berbeda- beda. Jadi di setiap buku walaupun judulnya berbeda di stempel rahasia pada tempat yang sama, contohnya di halaman 50, 25, ataupun yang lainnya. Pemberian stempel pada halaman rahasia berfungsi jika lembar pertama atau terakhir hilang, masih ada halaman rahasia yang diketahui.
2.      Pencatatan pada buku induk (inventarisasi)
3.      Diklasifikasikan berdasarkan DDC (Dewey Decimal Classification), yaitu standar internasional untuk pengelompokan bahan pustaka. Dewey merupakan orang yang mencetuskan klasifikasi DCC tersebut. Di perpustakaan daerah ponorogo membuat klasifikasi sendiri yang disebut dengan EDDC (Electronic Dewey Decimal Classification), yaitu terjemahan dari DDC.
4.      Pelabelan, selain diberi label di saat itu juga bahan pustaka diberi sampul agar bahan pustaka tidak cepat rusak dan terlihat rapi.
5.      Di input data ke komputer, agar kita dapat mengetahui secara cepat dan tepat bahan pustaka yang dicari.
6.      Ditata di rak, di display.


2.5 Cara Menginventarisasi Bahan Pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo
              Ada beberapa hal yang harus dicacat di dalam buku induk (buku inventaris), diantaranya adalah sebagai berikut.
1.      Ditulis tanggal saat dilakukan infentarisasi, misalnya buku datang tanggal 15 Maret dan tetapi inventarisasi dilakukan tanggal 18 Maret, maka tanggal yang dicantumkan adalah tanggal 18 Maret
2.      Nomor Induk buku, yaitu nomor buku ke berapa yang ada di perpustakaan daerah tersebut
3.      Judul buku
4.      Nama pengarang buku
5.      Penerbit buku
6.      Jumlah halaman
7.      Tinggi buku, agar kita tahu bentuk fisik buku tanpa harus kita memegang atau melihat bahan pustaka tersebut.
Jika ada buku yang sama, tetap diberi nomor induk yang berbeda fungsinya jika ada yang hilang kita bisa mengetahui buku yang tidak ada.

2.6 Macam- Macam Koleksi Perpustakaan Daerah Ponorogo
              Macam-macam koleksi bahan pustaka yang ada di Perpustakaan Daerah Ponorogo adalah sebagai berikut.
a.       Koleksi Buku
1.         Buku-buku pelajaran untuk SD, SMP, SMA, dan PT
2.         Buku-buku agama
3.         Buku pertanian, perkebunan dan peternakan
4.         Buku keterampilan, kesenian, griya fashion dan gaya hidup
5.         Buku social, ekonomi, politik, hukum dan UU
6.         Buku psikologi, kesehatan dan keluarga
7.         Buku sejarah, geografi, biografi dan budaya
8.         Novel dan cerita rakyat
9.         Kamus dan ensiklopedia
10.     Majalah
b.      Koleksi Bukan Buku
1.      Koran,
2.      Tabloid
3.      Karya ilmiah
4.      CD
5.      DVD
6.      Intisari


2.7 Cara Peminjaman Bahan Pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo
              Cara untuk meminjam bahan pustaka di Perpustakaan Daerah Ponorogo adalah sebagai berikut.
1.      Menyerahkan kartu anggota yang masih berlaku.
2.      Peminjaman tidak dapat diwakilkan (Anggota harus datang sendiri ke perpustakaan).
3.      Setiap anggota dapat meminjam paling banyak 2 (dua) buah untuk setiap kali peminjaman.
4.      Batas waktu peminjaman selama 2 (dua) minggu dan dapat diperpanjang jangka waktu peminjamannnya dengan membawa buku yang dipinjam untuk dicatat kembali.
5.      Jika melebihi batas waktu peminjaman dan belum dikembalikan, maka akan dikenakan denda sebesar Rp. 100,00 per hari.
6.      Pengembalian dapat dititipkan kepada orang lain.



2.8 Cara Menjadi Petugas/Anggota Perpustakaan Daerah Ponorogo
              Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika kita ingin menjadi anggota perpustakaan daerah, antara lain sebagai berikut.
1.      Mengisi formulir yang telah disediakan yang dilegalisasi/disahkan oleh :
-          Kepala Sekolah, bagi yang berstatus Pelajar
-          Dekan Fakultas/ Akademi, bagi yang berstatus mahasiswa
-          Kepala Satuan Kerja, bagi PNS
-          Ketua RT/RW, bagi masyarakat umum
2.      Menyerahkan photocopy KTP (KTP Ponorogo) dan Kartu Mahasiwa/ Kartu Pelajar sebanyak 1 (satu) lembar



2.9 Struktur Organisasi Perpustakaan Daerah Ponorogo


1.  Dikepalai oleh R.M Alamsyah SH, Pembina Tk.1.
2.  Kelompok Jabatan Fungsional: Moh Hasbi Asngari Amd, Panglina Agustin S. Amd, Fanzal Hakim Amd. 3.  Subbag TU: Tatik Harningsih SH, Listya Dwi Fitrianingrum SE, Husnuddin, Norvita Sari, Mistri.
4.  Seksi Layanan dan Informasi : Siswanto S.Pd M.Pd (Pembina)
5.  Staf: Siti Rukhani SE, Jaeni. Seksi Aquis, Deposit dan
6.  Pengolahan: Wiji Sri Astuti, Penata TBK 1,
7.  Staf : Ratna Widjanti ST. MM




2.10     Lain-lain Perpustakaan Daerah Ponorogo
Ada beberapa hal lain mengenai Perpustakaan Daerah Ponorogo, berikut adalah beberapa hal tersebut.
A.      Ramai Sepi
              Ada saat-saat tertentu Perpustakaan Daerah Ponorogo ramai atau sepi. Perpustakaan ramai pada hari Senin, Selasa dan Jum’at. Dikarenakan letak Perpustakaan Daerah Ponorogo ini yang berdekatan  dengan pondok pesantren Mayak, maka saat ramai itu hari Jum’at, bertepatan dengan libur santri-santri.

B.       Untuk Buku Hilang
Jika ada pengunjung/ peminjam yang menghilangkan buku, dia wajib mengganti. Bisa diganti dengan uang, bisa juga diganti dengan bahan pustaka yang sama. Jika tidak ada bahan pustaka yang sama, misalnya cetakan A dan B, sedang yang dihilangkan yang cetakan A, kita bisa menggantinya dengan cetakan yang B. Jika diganti dengan uang, diganti dengan nominal yang sama dengan harga buku yang dihilangkkan. Uang tersebut akan dibelikan dengan bahan pustaka yang sama dengan yang dihilangkan, jika tidak ada di dalam kota, akan dicarikan ke luar kota.

C.   Daya Tarik Pengunjung
              Ada beberapa cara yang dilakukan oleh Perpustakaan Daerah Ponorogo ini  untuk menarik minat pengunjung untuk membaca, diantaranya adalah sebagai berikut.
a.       Dengan mengadakan Perpustakaan Keliling, yaitu perpustakan yang berada di sebuah mobil yang di dalamnya sudah terdapat berbagai macam buku bacaan, yang akan berkeliling ke daerah-daerah, ke desa-desa. Dimana orang-orang akan dapat meminjam dan membaca buku yang ada di situ. Tapi kurang begitu lengkap, karena muatan mobil yang tidak terlalu banyak bisa memuat bahan pustaka.
b.      Dengan membuat brosur agar masyarakat bisa lebih mengetahui tentang Perpustakaan Daerah Ponorogo dan agar bisa menarik  mereka untuk meningkatkan kemauan untuk membaca serta datang ke tempat tersebut.
c.       Mengadakan lomba-lomba untuk kalangan tingkat SD/MI




BAB III
        PENUTUP          

Dengan mengucapkan Alhamdulillah kehadirat ALLOH SWT atas terselenggaranya Kunjungan ke perpustakaan daerah, sehingga dapat tersusun laporan ini. Dan dapat memenuhi tugas pembelajaran administrasi perpustakaan yang di selenggarakan oleh ibu Wiwik Indaryani. Semoga dengan adanya laporan ini dapat memberikan manfaat , menambah wawasan serta pengetahuan kita terhadap perpustakaan daerah, dan tidak lupa kami dari tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada segenap pihak yang membantu dalam meyelesaikan laporan ini.

Berdasarkan hasil dari kegiatan Kunjungan ke Perpustakaan daerah yang dikemukakan pada bab II, maka pada bagian ini kami penyusun laporan menyampaikan kesimpulan dan saran sebagai berikut :

3.1  Kesimpulan

1.  Pada tahun 1985 didirikan Perpustakaan Dati II Ponorogo yang bernaung di bawah Bagian Hukum, yang kemudian berubah menjadi perpustakaan umum Dati II Ponorogo di bawah bagian Kesra pada tahun 1987. Pada tahun 2003 berdasarkan Perbup no 110 tahun 2003 Perpustakaan umum Dati II Ponorogo berubah menjadi UPTD Perpustakaan Umum yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo. Berdasarkan Perda no 11 tahun 2008 dibentuklah kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo. Kantor Perpustakaan Daerah Ponorogo sekarang ini menempati gedung sendiri dengan alamat di Jl. Ir. H. Juanda No. 172 Ponorogo.
2.  Sejalan dengan visi pemerintah kabupaten ponorogo dan tugas pokok Kantor Perpusatakaan Daerah Kabupaten Ponorogo, kami menetapkan visi “Terdepan dalam melayani masyarakat”. Misi Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo adalah sebagai berikut “ Memberikan pelayanan yang cepat, menarik dan bermanfaat guna mencerdaskan masyarakat “.
3.  Cara Pengadaan Bahan Pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo yaitu, Pengadaan bahan pustaka dengan pembelian  dan  pengadaan bahan pustaka dengan hadiah.
4.  Pengolahan bahan pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo yaitu, stempel, pencatatan pada buku induk (inventarisasi), diklasifikasikan berdasarkan DDC (Dewey Decimal Classification), pelabelan, di input data ke dalam komputer, di tata di rak.
5. Beberapa hal yang harus dicacat di dalam buku induk (buku inventaris) yaitu, ditulis tanggal saat dilakukan infentarisasi, nomor induk buku, judul, nama pengarang, penerbit, jumlah halaman, tinggi buku.
6. Macam-macam koleksi Perpustakaan Daerah Ponorogo yaitu, buku-buku pelajaran untuk SD, SMP, SMA, dan PT, buku agama, buku pertanian, perkebunan dan peternakan, buku keterampilan, kesenian, griya fashion dan gaya hidup, buku sosial, ekonomi, politik, hukum dan UU, buku psikologi, kesehatan dan keluarga, buku sejarah, geografi, biografi dan budaya, novel dan cerita rakyat dan lain lain.
7. Cara peminjaman bahan pustaka Perpustakaan Daerah Ponorogo yaitu, menyerahkan kartu anggota yang masih berlaku, peminjaman tidak dapat diwakilkan, setiap anggota dapat meminjam paling banyak 2 (dua) buah untuk setiap kali peminjaman, batas waktu peminjaman selama 2 (dua) minggu dan dapat diperpanjang jangka waktu peminjamannnya dengan membawa buku yang dipinjam untuk dicatat kembali, jika melebihi batas waktu peminjaman dan belum dikembalikan, maka akan dikenakan denda sebesar Rp. 100,00 per hari, pengembalian bahan pustaka dapat dititipkan.
8. Cara menjadi petugas/anggota Perpustakaan Daerah Ponorogo yaitu, mengisi formulir yang telah disediakan yang dilegalisasi/disahkan, menyerahkan photocopy KTP (KTP Ponorogo) dan kartu Mahasiwa/ Kartu Pelajar sebanyak 1 (satu) lembar.
9. Struktur organisasi Perpustakaan Daerah Ponorogo, dikepalai oleh R.M Alamsyah SH, Pembina Tk.1. Kelompok Jabatan Fungsional: Moh Hasbi Asngari Amd, Panglina Agustin S. Amd, Fanzal Hakim Amd. Subbag TU: Tatik Harningsih SH, Listya Dwi Fitrianingrum SE, Husnuddin, Norvita Sari, Mistri. Seksi Layanan dan Informasi : Siswanto S.Pd M.Pd (Pembina) Staf: Siti Rukhani SE, Jaeni. Seksi Aquis, Deposit dan Pengolahan: Wiji Sri Astuti, Penata TBK 1, Staf : Ratna Widjanti ST. MM




3.2 Saran
Saran yang kami berikan untuk tempat Perpustakaan Daerah Ponorogo adalah sebagai berikut:
1.      Untuk membuat seminar atau kegiatan lainnya agar Perpustakaan Daerah Ponorogo lebih di kenal masyarakat
2.      Untuk lebih menambah koleksi bahan pustaka yang ada di Perpustakaan Daerah Ponorogo
3.      Menambah unit Perpustakaan Keliling yang telah ada
4.      Menambah kenyamanan ruangan yang ada di Perpustakaan Daerah Ponorogo, agar para pengunjung merasa lebih nyaman bila berkunjung
5.      Memberikan sosialisasi kepada masyarakat, untuk kesadaaran dalam membaca karena membaca sangat penting untuk menambah ilmu pengetahuan